perisainegri.Com _ Pekanbaru – 14 Maret 2024 Di penghujung masa libur sekolah menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M yang masih berada dalam suasana penuh berkah Ramadan, Kepala Sekolah SDN 03 Senapelan Pekanbaru, Zulhendri S.Pd menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan siswa kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung secara sederhana namun penuh makna tersebut bertujuan membantu para wali murid dalam menghadapi kebutuhan menjelang hari raya. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga siswa, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci.
Kepala sekolah Zulhendri S.Pd menjelaskan bahwa santunan tersebut berasal dari berbagai sumber kebaikan. Di antaranya dari zakat para guru sekolah dasar se-Kota Pekanbaru, infak dan sedekah dari para donatur, serta dukungan mitra sekolah dan masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan.
“Tujuan kegiatan ini semata-mata untuk membantu wali murid menjelang Idul Fitri agar dapat sedikit meringankan beban mereka. Alhamdulillah bantuan ini berasal dari zakat para guru, infak dan sedekah dari para penyantun anak yatim serta mitra sekolah. Ada juga orang-orang baik yang selalu memperhatikan pendidikan, khususnya di Pekanbaru, Riau,” ujar Zulhendri.
Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berjalan secara rutin setiap tahun dengan dukungan para mitra sekolah dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim dan siswa kurang mampu.
“InsyaAllah kegiatan ini akan terus dilaksanakan. Kami berharap dukungan dari para mitra sekolah dan orang-orang baik yang ingin berbagi kepada anak-anak yatim serta siswa yang membutuhkan,” tambahnya.
Suasana haru pun terasa ketika sejumlah wali murid menyampaikan rasa terima kasih mereka atas kepedulian pihak sekolah. Dengan mata berkaca-kaca, salah seorang wali murid mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga mereka.
“Dengan apa kami bisa membalas kebaikan bapak kepala sekolah yang telah mengadakan kegiatan ini. Saya mewakili beberapa wali murid mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini sangat besar artinya bagi kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan bapak kepala sekolah dan para donatur. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan setiap tahun,” ungkapnya penuh haru.
Menariknya, kegiatan tersebut sebenarnya berlangsung tanpa publikasi resmi. Awak media yang datang ke sekolah mengaku tidak sengaja mengetahui kegiatan tersebut saat berkunjung ke sekolah.
Saat diminta untuk diwawancarai, Zulhendri S.Pd justru menolak secara halus. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan untuk mencari perhatian atau publikasi.
“Ini urusan saya sebagai kepala sekolah. Cukup Allah SWT saja yang mengetahui,” ujarnya singkat dengan rendah hati.
Meski demikian, kegiatan berbagi yang dilakukan oleh pihak sekolah ini menjadi contoh nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap kondisi sosial para siswanya, terutama di bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan mempererat rasa kemanusiaan.
Tim _ Red(Yopi)






