Indragiri Hilir, Riau – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Jajaran Polsek Batang Tuaka melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Polisi Cinta Petani” ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Pengecekan dilakukan di lahan pertanian jagung seluas kurang lebih satu hektare yang berada di Dusun Mawar Merah, Desa Sungai Luar. Tanaman jagung yang ditanam merupakan varietas jagung hibrida dan saat ini telah memasuki usia sekitar sembilan minggu.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Batang Tuaka yang dipimpin oleh AIPTU Aulia Qadri selaku Bhabinkamtibmas Desa Sungai Luar bersama AIPDA Haryono selaku Bhabinkamtibmas Desa Simpang Jaya turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan tanaman serta berdialog dengan kelompok tani dan masyarakat setempat.
Tanaman Tumbuh Subur dan Siap Panen
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tanaman jagung tumbuh merata dan dalam kondisi baik. Meski ditemukan serangan hama kutu pada sekitar lima persen tanaman, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan dan tidak mengganggu produktivitas secara signifikan.
Berdasarkan hasil pengamatan, tanaman jagung diperkirakan akan memasuki masa panen pada 7 Juni 2026 mendatang.
“Tanaman jagung tumbuh dengan sangat baik dan siap memasuki masa panen. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat mampu memberikan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Wujud Nyata Polisi Sahabat Petani
Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Batang Tuaka juga memberikan pendampingan kepada petani dalam pengelolaan lahan jagung hibrida. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal, meningkatkan hasil produksi, serta menjaga stabilitas ketersediaan pangan di daerah.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik, sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mendukung program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat desa.
Tingkatkan Kepercayaan Publik kepada Polri
Program Polisi Cinta Petani menjadi salah satu langkah strategis Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat langsung.
Dengan turun langsung ke lahan pertanian, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga Desa Sungai Luar yang merasakan manfaat nyata dari pendampingan yang dilakukan oleh Polsek Batang Tuaka.
Melalui program swasembada pangan ini, Polri menunjukkan bahwa kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama.
Tim _ Red











