perisainegri.Com _ INDRAGIRI HILIR,Batang Tuaka _ Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Polsek Batang Tuaka sebagai bentuk komitmen mendukung Program Prioritas Kapolri No. VII Sub. 34 tentang Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Pada Rabu, 8 April 2026 sekira pukul 14.00 WIB, Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, SH, MH memimpin langsung kegiatan patroli sekaligus sosialisasi bahaya serta sanksi hukum membuka lahan dengan cara membakar di Dusun Sungai Cakah, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian, namun juga memperkuat sinergi lintas sektor. Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Sungai Luar Sertu Syafrijon mewakili Danramil 012 Batang Tuaka, Kepala Desa Sungai Luar Baharudin, S.Pd.I, personel Polsek Batang Tuaka, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) yang diwakili Ardan.
Dalam arahannya kepada masyarakat, IPTU Andrianto menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi pidana serius. Selain itu, praktik tersebut juga berdampak besar terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta stabilitas ekonomi daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan terbebas dari titik api,” tegasnya.
Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain:
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan hukum terkait karhutla.
Memberdayakan masyarakat agar turut menjadi agen sosialisasi di lingkungannya masing-masing.
Mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga wilayah Kecamatan Batang Tuaka, khususnya Desa Sungai Luar, agar tidak muncul titik hotspot.
Pendekatan yang dilakukan secara humanis dan edukatif ini menjadi langkah strategis dalam menekan potensi karhutla sejak dini. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai kunci utama keberhasilan pencegahan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran langsung Kapolsek Batang Tuaka di tengah masyarakat pun mendapat respon positif, sebagai bentuk nyata kepedulian aparat dalam menjaga lingkungan serta keselamatan warga dari ancaman karhutla.







