
PEKANBARU, Kamis (7/5/2026) — Antusiasme masyarakat yang menghadiri persidangan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, kembali menjadi sorotan publik. Ruang sidang dan area sekitar Pengadilan Negeri Pekanbaru dipenuhi warga yang datang untuk memberikan dukungan moral kepada Abdul Wahid dalam menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.
Di tengah besarnya dukungan masyarakat tersebut, muncul berbagai isu negatif yang menyebut para pendukung hanyalah massa bayaran. Namun tudingan itu langsung dibantah tegas oleh sejumlah warga yang hadir dalam persidangan.
Salah seorang masyarakat yang diwawancarai awak media mengaku kecewa dengan isu yang dinilai menyudutkan ketulusan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Abdul Wahid.
> “Kami ini datang bukan karena dibayar. Kami sangat yakin Pak Abdul Wahid benar-benar didiskriminasi oleh lawan politiknya. Kalau bayaran, mungkin Pengadilan Negeri Pekanbaru ini tidak akan tertampung, Pak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap Abdul Wahid lahir dari keyakinan bahwa sosok tersebut masih layak memimpin Riau.
> “Kami siap mendukung beliau dua periode,” tambahnya.
Suasana persidangan pun sempat dipenuhi semangat dari masyarakat yang hadir di dalam ruang sidang. Saat Abdul Wahid terlihat berjalan meninggalkan tempat duduknya, para pendukung langsung meneriakkan kalimat dukungan.
“Semangat Pak Gub!” seru masyarakat dengan penuh semangat.
Mendengar teriakan tersebut, Abdul Wahid membalas dengan senyum ramah sambil mengangkat kedua tangannya ke arah para pendukung.
> “Mohon doanya,” ucap Abdul Wahid singkat.
Ucapan itu langsung disambut doa dan dukungan dari masyarakat yang hadir. Banyak warga mengaku akan terus mendoakan agar Abdul Wahid diberikan kekuatan serta dibebaskan dari dakwaan yang menjeratnya.
> “Insya Allah Pak Gub, banyak masyarakat yang akan mendoakan agar Pak Gub bebas dari dakwaan,” ujar salah seorang warga.
Nuansa haru dan solidaritas masyarakat terlihat begitu kuat selama jalannya persidangan. Sebagian warga bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa Abdul Wahid nantinya akan terbukti tidak bersalah dan kembali memimpin Provinsi Riau.
> “Semoga Allah mengijabah doa kita semua. Aamiin,” ucap warga lainnya.
Bagi masyarakat yang hadir, dukungan tersebut bukan sekadar simpati, melainkan bentuk harapan agar proses hukum berjalan adil dan objektif tanpa dipengaruhi kepentingan politik tertentu.
Keyakinan masyarakat terhadap Abdul Wahid hingga kini masih terlihat kokoh. Banyak yang percaya bahwa gubernur nonaktif tersebut akan mampu melewati seluruh proses hukum dan kembali memimpin Bumi Lancang Kuning Riau.











