Teluk Kuantan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika melalui pelaksanaan tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (05/05/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Teluk Kuantan ini melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga integritas serta memperkuat pengawasan di داخل lapas. Selain itu, proses pelaksanaan turut diawasi oleh personel TNI dari Koramil Kuantan Tengah guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan standar keamanan yang berlaku.
Tes urine ini merupakan langkah strategis dalam deteksi dini sekaligus upaya preventif untuk mencegah potensi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5 orang pegawai dan 15 orang WBP menjalani pemeriksaan secara acak.
Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan tetap terjaga dengan baik, sekaligus mencerminkan keberhasilan pembinaan dan pengawasan yang terus ditingkatkan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan menegaskan bahwa hasil dari pelaksanaan tes urine ini akan segera dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kinerja.
“Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga Lapas tetap bersih dari narkoba. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di sini,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Teluk Kuantan terus memperkuat langkah nyata menuju lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas tinggi.











